Multilateralisme dan Ketahanan Nasional

Sinopsis Buku

Sinopsis Buku : 

Multilateralisme dan Ketahanan Nasional

Multilateralisme dan Ketahanan Nasional membahas posisi Indonesia di tengah perubahan tatanan dunia yang semakin multipolar, kompetitif, dan tidak pasti. Rivalitas kekuatan besar, fragmentasi ekonomi global, perubahan iklim, krisis energi, disrupsi teknologi, kecerdasan artifisial, serta ancaman siber membuat persoalan nasional dan internasional semakin saling terkait. Dalam kondisi tersebut, Indonesia membutuhkan ketahanan nasional yang kuat sekaligus diplomasi multilateral yang adaptif agar mampu menjaga kedaulatan, memperluas kepentingan nasional, dan berkontribusi terhadap perdamaian dunia.

Buku ini menempatkan Pancasila, Wawasan Nusantara, politik luar negeri bebas aktif, serta Ketahanan Nasional berbasis Astagatra sebagai fondasi utama strategi Indonesia. Ketahanan Nasional tidak hanya dipahami sebagai kemampuan pertahanan, tetapi sebagai kekuatan menyeluruh yang mencakup geografi, demografi, sumber daya alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, dan keamanan. Kerangka tersebut kemudian diperluas untuk membaca isu baru seperti ketahanan pangan, energi, kesehatan, digital, siber, dan ekologi.

Salah satu gagasan utama buku ini adalah menempatkan Indonesia sebagai Strategic Middle Power dan Global Bridge Builder. Posisi geografis di antara Samudra Hindia–Pasifik dan Benua Asia–Australia, kepemimpinan di ASEAN, serta politik bebas aktif memberi Indonesia peluang untuk menjembatani kepentingan negara maju dan berkembang. Multilateralisme karena itu tidak berhenti pada kehadiran di forum internasional, tetapi harus menghasilkan manfaat konkret melalui diplomasi ekonomi, teknologi, energi, pertahanan, lingkungan, dan kemanusiaan.

Buku ini juga menawarkan pendekatan yang aplikatif melalui Systems Thinking, Strategic Foresight, Scenario Planning, System Dynamics, Game Theory, manajemen risiko, Balanced Scorecard, hingga National Early Warning System. Berbagai perangkat tersebut digunakan untuk membantu pemerintah membaca keterkaitan antarpersoalan, mengantisipasi perubahan, mengidentifikasi risiko, dan merancang kebijakan secara lebih sistemik. Transformasi ekonomi, hilirisasi, ekonomi hijau dan biru, ketahanan pangan dan energi, penguasaan AI, keamanan siber, serta pembangunan SDM ditempatkan sebagai bagian dari agenda besar menuju Indonesia Emas 2045.

Multilateralisme dan Ketahanan Nasional menawarkan peta strategis tentang bagaimana Indonesia dapat bertahan, tumbuh, dan meningkatkan pengaruhnya di tengah turbulensi global. Buku ini menegaskan bahwa kekuatan nasional dan kerja sama internasional bukan dua pilihan yang bertentangan. Ketahanan nasional yang kokoh memperkuat posisi diplomasi, sementara multilateralisme membuka ruang bagi investasi, teknologi, stabilitas, dan pembangunan. Dengan Pancasila sebagai kompas nilai, Astagatra sebagai kerangka ketahanan, serta multilateralisme sebagai instrumen strategis, Indonesia diarahkan untuk tidak hanya mencapai Indonesia Emas 2045, tetapi juga berperan aktif membentuk tata dunia yang lebih damai, adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Spesifikasi Buku

ISBN : –

Kode Buku : –

Tahun Terbit  : September, 2026

Jumlah Halaman :  –

Imprint : Press Lemhannas

Kategori : Pertahanan Nasional

Sub Kategori : –

Dimensi buku : –

Berat : –

Penulis :

Dr. Dadang Solihin, S.E., M.A.
Letjen TNI (Purn) Dr. Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M.
Tony Spontana, S.H., M.H.
Laksda TNI (Purn) Dr. E. Estu Prabowo, M.Sc.
Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr.

Penerbit: Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia