Narkoba 2.0 Dan Perang Asimetris Digital: Strategi Negara Memperkuat Ketahanan Nasional Indonesia
Sinopsis Buku
Sinopsis Buku :
Narkoba 2.0 Dan Perang Asimetris Digital: Strategi Negara Memperkuat Ketahanan Nasional Indonesia
Di abad ke-21, perang tidak selalu datang dengan dentuman senjata. Ia hadir diam-diam melalui layar gawai, transaksi anonim, dan jaringan digital yang sulit dilacak. Buku Narkoba 2.0 dan Perang Asimetris Digital: Strategi Negara Memperkuat Ketahanan Nasional Indonesia mengajak pembaca melihat ancaman narkoba dari perspektif yang jauh lebih besar: bukan sekadar kejahatan hukum atau persoalan kesehatan, melainkan ancaman strategis terhadap masa depan bangsa.
Buku ini memotret transformasi wajah narkoba di era digital. Sindikat tidak lagi bekerja secara konvensional. Mereka memanfaatkan dark web, cryptocurrency, komunikasi terenkripsi, kecerdasan buatan, hingga jaringan tanpa hierarki untuk menjalankan operasi lintas negara secara senyap dan adaptif. Dalam lanskap baru ini, narkoba berubah menjadi instrumen perang asimetris yang menyerang kualitas sumber daya manusia, merusak stabilitas sosial, dan melemahkan ketahanan nasional dari dalam.
Dengan pendekatan multidisipliner, buku ini mengurai bagaimana posisi geopolitik Indonesia yang strategis justru menjadikannya rentan terhadap infiltrasi jaringan narkoba global. Indonesia bukan hanya pasar potensial, tetapi juga jalur transit penting dalam pusaran perdagangan narkotika internasional yang terus berkembang. Ancaman itu semakin kompleks ketika generasi muda—terutama Generasi Z dan Alpha—menjadi sasaran utama penetrasi narkoba digital.
Keunggulan buku ini terletak pada keberaniannya menggabungkan teori strategis dengan realitas lapangan. Pembaca diajak memahami ancaman narkoba melalui pendekatan Iceberg Model, Game Theory, Quantum Leap, hingga strategi Ends–Ways–Means. Semua disusun untuk menunjukkan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa lagi dilakukan secara sektoral dan reaktif. Negara membutuhkan lompatan besar: reformasi regulasi, penguatan intelijen siber, integrasi data nasional, hingga kolaborasi lintas lembaga dan lintas negara.
Lebih dari itu, buku ini menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum. Ini adalah perjuangan kolektif bangsa. Keluarga, pendidikan, masyarakat, dunia digital, hingga kepemimpinan nasional harus bergerak dalam satu arah yang sama. Sebab narkoba modern bekerja tidak hanya menghancurkan tubuh, tetapi juga menyerang moral, budaya, ekonomi, bahkan ideologi bangsa.
Ditulis oleh para pemikir strategis dari unsur kepolisian, militer, dan kebijakan publik, buku ini menghadirkan analisis yang tajam, sistematis, dan visioner. Setiap bab dirancang bukan hanya untuk menjelaskan ancaman, tetapi juga menawarkan arah solusi yang konkret dan adaptif menghadapi era digital yang terus berubah.
Pada akhirnya, buku ini menyampaikan pesan yang kuat: perang terbesar bangsa hari ini bukan hanya menjaga wilayah, tetapi menjaga manusia Indonesia. Karena ketika generasi muda runtuh oleh narkoba, yang sesungguhnya sedang dipertaruhkan adalah masa depan Indonesia itu sendiri.
Spesifikasi Buku
ISBN : –
Kode Buku : –
Tahun Terbit : Mei, 2026
Jumlah Halaman : –
Imprint : Press Lemhannas
Kategori : Narkoba dan Ketahanan Digital Nasional
Sub Kategori : –
Dimensi buku : –
Berat : –
Penulis :
Dr. Dadang Solihin, S.E, M.A.
Komjen Pol. Drs. RZ Panca Putra S., M.Si.
Mayjen TNI Dr. Joseph Robert Giri, S.I.P., M.Si., M.H.I., M.Han., CGCAE.
Brigjen Pol. Dr. Riki Yanuarfi, S.Sos., S.H., M.Si.
Penerbit: Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia
