Sinopsis Buku
Sinopsis Buku :
Transformasi Ekonomi Hijau Indonesia menuju Net Zero Emission 2060
Di tengah percepatan krisis iklim global, perubahan geopolitik energi, dan transformasi ekonomi dunia menuju rendah karbon, Indonesia menghadapi sebuah titik sejarah yang menentukan arah masa depannya. Transformasi Ekonomi Hijau Indonesia menuju Net Zero Emission 2060 hadir sebagai refleksi strategis sekaligus peta jalan intelektual untuk memahami bagaimana bangsa ini dapat merespons tantangan zaman melalui perubahan paradigma pembangunan. Buku ini memandang ekonomi hijau bukan sebagai agenda lingkungan semata, melainkan sebagai strategi kebangsaan yang menyatukan kepentingan kedaulatan, kesejahteraan, dan keberlanjutan dalam satu kerangka pembangunan jangka panjang.
Dengan pendekatan lintas disiplin dan perspektif ketahanan nasional, buku ini menelusuri keterkaitan erat antara perubahan iklim, dinamika geopolitik global, serta posisi strategis Indonesia dalam percaturan internasional. Pembahasan dimulai dari analisis perubahan iklim sebagai ancaman non-militer yang berdampak pada stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan negara, hingga eksplorasi potensi sumber daya alam Indonesia sebagai modal ekologis untuk membangun ekonomi hijau yang berdaulat. Buku ini menegaskan bahwa transformasi menuju Net Zero Emission 2060 bukan sekadar komitmen internasional, melainkan momentum untuk melakukan restrukturisasi ekonomi nasional menuju nilai tambah, daya saing global, dan keadilan sosial.
Melalui kajian mendalam, pembaca diajak memahami berbagai dimensi strategis transformasi—mulai dari transisi energi, hilirisasi industri rendah karbon, kebijakan fiskal hijau, hingga pembangunan sumber daya manusia yang adaptif terhadap ekonomi masa depan. Buku ini juga menyoroti pentingnya integrasi kebijakan lintas sektor, penguatan kelembagaan nasional, serta peran diplomasi iklim dalam menjaga posisi tawar Indonesia di tengah arsitektur ekonomi global yang terus berubah. Dalam perspektif ini, ekonomi hijau dipandang sebagai instrumen geopolitik sekaligus sarana memperkuat ketahanan nasional dan kemandirian pembangunan.
Tidak berhenti pada aspek struktural, buku ini memberi perhatian besar pada dimensi sosial transformasi. Transisi hijau dipahami sebagai proses yang harus adil, inklusif, dan tidak meninggalkan kelompok rentan. Pembahasan mengenai just transition, perubahan pola konsumsi, pendidikan literasi iklim, dan penciptaan lapangan kerja hijau menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi ekonomi tidak hanya diukur dari indikator makro, tetapi juga dari kemampuannya memperkuat kohesi sosial dan kesejahteraan masyarakat. Perspektif ini menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan harus berakar pada nilai-nilai Pancasila serta mandat konstitusi untuk mengelola sumber daya alam bagi kemakmuran rakyat.
Sebagai penutup, buku ini merumuskan peta jalan transformasi ekonomi hijau Indonesia menuju 2060, menempatkan ekonomi hijau sebagai fondasi Indonesia Emas 2045 sekaligus warisan peradaban bagi generasi mendatang. Ia mengajak pembaca melihat transisi ini bukan sekadar respons terhadap tekanan global, melainkan kesempatan strategis untuk meneguhkan identitas bangsa sebagai aktor aktif dalam menentukan arah masa depan dunia. Ditujukan bagi pembuat kebijakan, akademisi, praktisi, dan masyarakat luas, buku ini menjadi rujukan reflektif sekaligus inspiratif dalam merancang pembangunan yang tangguh, berdaulat, dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, karya ini menegaskan satu pesan utama: transformasi ekonomi hijau bukan hanya tentang menurunkan emisi, tetapi tentang membangun masa depan bangsa—masa depan yang adil, berdaya tahan, dan bermartabat—sebagai bagian dari kontribusi Indonesia bagi keberlanjutan peradaban global.
Spesifikasi Buku
ISBN : –
Kode Buku : –
Tahun Terbit : 2026
Jumlah Halaman : –
Imprint : Press Lemhannas
Kategori : Ekonomi Hijau
Sub Kategori : –
Dimensi buku : –
Berat : –
Penulis :
Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M. Si.
Prof. Dr. Ratna Wardhani, SE, Ak, MSi
Dr. Dadang Solihin, S.E, M.A.
Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. E. Winarto Hadiwasito, S.H., M.Si
Editor
Penerbit: Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia
