Quantum Leap Koperasi dan Ketahanan Nasional: Transformasi Strategis Lemhannas RI menuju Kedaulatan Ekonomi

Sinopsis Buku

Sinopsis Buku : 

Quantum Leap Koperasi dan Ketahanan Nasional: Transformasi Strategis Lemhannas RI menuju Kedaulatan Ekonomi

Geopolitik global semakin kompleks—ditandai oleh perang dagang, kompetisi teknologi, krisis pangan dan energi, serta disrupsi digital—bangsa-bangsa di dunia dituntut membangun fondasi ekonomi yang tangguh dan berdaulat. Dalam konteks itulah koperasi kembali menemukan relevansi strategisnya. Buku Quantum Leap Koperasi dan Ketahanan Nasional: Transformasi Strategis Lemhannas RI menuju Kedaulatan Ekonomi menghadirkan perspektif baru yang memandang koperasi bukan sekadar badan usaha alternatif, melainkan instrumen geopolitik dan pertahanan non-militer yang mampu memperkuat kedaulatan ekonomi bangsa.
Berangkat dari reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945, buku ini menegaskan bahwa ekonomi Indonesia sejatinya dibangun atas asas kebersamaan dan demokrasi ekonomi. Namun arus globalisasi dan dominasi paradigma ekonomi atomistik telah mendorong sistem ekonomi bergerak menuju konsentrasi kapital dan ketimpangan struktural. Melalui analisis yang tajam dan refleksi strategis, para penulis menawarkan gagasan “quantum leap koperasi”—sebuah lompatan paradigma dari ekonomi individualistik menuju ekonomi kolektif berkarakter Pancasila yang menempatkan kemakmuran rakyat sebagai orientasi utama pembangunan nasional.
Buku ini menguraikan secara komprehensif bagaimana dinamika geopolitik Indo-Pasifik, perang teknologi, krisis pangan global, hingga transisi energi memengaruhi ketahanan nasional Indonesia. Dalam situasi persaingan global yang semakin intens, kedaulatan ekonomi tidak lagi dapat bergantung pada mekanisme pasar semata. Diperlukan struktur ekonomi rakyat yang kuat, inklusif, dan resilien. Di sinilah koperasi diposisikan sebagai benteng ekonomi rakyat yang mampu mengintegrasikan produksi, distribusi, dan kepemilikan secara demokratis.
Lebih jauh, buku ini menyoroti peran Lemhannas RI sebagai strategic orchestrator dalam membangun arsitektur ketahanan nasional yang adaptif terhadap perubahan zaman. Melalui konsep Lemhannas 5.0, koperasi diproyeksikan sebagai variabel strategis dalam penguatan indeks ketahanan nasional, sekaligus sebagai instrumen integrasi antara kepemimpinan nasional, geopolitik, dan pembangunan ekonomi berbasis rakyat. Perspektif ini menempatkan koperasi dalam kerangka besar strategi kebangsaan, bukan sekadar kebijakan sektoral.
Buku ini juga mengulas berbagai tantangan struktural yang selama ini membatasi perkembangan koperasi nasional: kelembagaan yang lemah, tata kelola yang belum profesional, akses pembiayaan yang terbatas, hingga rendahnya literasi digital. Namun alih-alih melihatnya sebagai hambatan, para penulis memandangnya sebagai momentum transformasi. Dengan integrasi teknologi digital, reformasi regulasi, penguatan kepemimpinan, serta kolaborasi strategis dengan BUMN dan sektor swasta nasional, koperasi dapat bertransformasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi inklusif yang mampu bersaing di tingkat global.
Melalui berbagai studi perbandingan internasional—mulai dari Mondragon di Spanyol, Amul di India, hingga Desjardins di Kanada—buku ini menunjukkan bahwa koperasi bukanlah model ekonomi yang usang. Sebaliknya, di banyak negara maju koperasi justru menjadi pilar penting dalam pembangunan ekonomi modern. Pembelajaran global tersebut memperkaya diskursus nasional dan memberikan inspirasi bagi Indonesia untuk mengembangkan model koperasi yang profesional, inovatif, dan berdaya saing tinggi tanpa meninggalkan nilai-nilai Pancasila.
Pada akhirnya, buku ini mengajukan sebuah peta jalan strategis menuju Indonesia 2045 melalui transformasi koperasi. Agenda tersebut mencakup konsolidasi kelembagaan, ekspansi ekonomi rakyat, integrasi koperasi dalam sistem pembangunan nasional, hingga globalisasi koperasi Indonesia sebagai model ekonomi alternatif di dunia. Quantum leap koperasi bukan sekadar gagasan ekonomi, melainkan gerakan kebangsaan yang menyatukan nilai konstitusi, kepemimpinan strategis, dan partisipasi rakyat.
Ditulis oleh para pemikir dan praktisi yang memiliki pengalaman strategis dalam bidang kebijakan publik, keamanan nasional, dan pembangunan ekonomi, buku ini menjadi referensi penting bagi para pemimpin bangsa, akademisi, perencana pembangunan, serta pelaku gerakan koperasi. Lebih dari sekadar analisis akademik, buku ini adalah ajakan intelektual untuk melihat masa depan Indonesia melalui perspektif ekonomi kolektif yang berdaulat, adil, dan berkelanjutan.
Jika kedaulatan politik adalah simbol kemerdekaan, maka kedaulatan ekonomi adalah jantung keberlangsungan bangsa. Melalui koperasi yang kuat, Indonesia tidak hanya membangun kesejahteraan rakyat, tetapi juga memperkokoh ketahanan nasional di tengah dinamika geopolitik dunia.

Spesifikasi Buku

ISBN : –

Kode Buku : –

Tahun Terbit  : Maret,2026

Jumlah Halaman :  –

Imprint : Press Lemhannas

Kategori : Koperasi dan Ketahanan Nasional

Sub Kategori : –

Dimensi buku : –

Berat : – 

Penulis : 

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M. Si.
Dr. Dadang Solihin, S.E, M.A.
Laksda TNI (Purn) Prasetya Nugraha, S.T., M.Sc.
Brigjen TNI Erwin Rustiawan, S.Sos.,M.Tr.(Han)
Brigjen Pol Heri Sulesmono, S.I.K.

Penerbit: Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia