Port of The Future Indonesia

Sinopsis Buku

Sinopsis Port of the Future Indonesia

Indonesia memasuki era baru ketika kekuatan maritim bukan lagi sekadar warisan geografis, melainkan fondasi strategis bagi masa depan ekonomi dan ketahanan bangsa. Di tengah kompetisi global yang semakin ketat, dunia menuntut pelabuhan yang bukan hanya cepat dan efisien, tetapi juga hijau, digital, terstandarisasi, dan mampu menjadi simpul logistik yang menopang rantai pasok internasional. Buku
Port of the Future Indonesia hadir sebagai peta jalan komprehensif untuk menjawab tuntutan itu—sebuah karya strategis yang memetakan bagaimana pelabuhan Indonesia dapat melompat dari paradigma lama menuju arsitektur pelabuhan masa depan yang modern dan berdaya saing dunia. Buku ini menunjukkan bahwa pelabuhan bukan lagi fasilitas bongkar muat, tetapi pusat gravitasi ekonomi nasional, instrumen  ketahanan negara, dan pintu interaksi Indonesia dalam jaringan perdagangan global. Melalui pendekatan ESG (Environmental, Social, Governance), digitalisasi, dan penguatan ekosistem logistik maritim, para penulis menyusun kerangka transformasi yang tajam, berlapis, dan berbasis bukti ilmiah. Di dalamnya, pembaca akan menemukan bagaimana pelabuhan dapat menurunkan emisi melalui elektrifikasi dan shore-to-ship power, membangun reputasi global berbasis tata kelola transparan, serta menciptakan SDM maritim yang kompeten dalam teknologi mutakhir seperti IoT, AI, blockchain, dan digital twin. Salah satu kekuatan besar buku ini adalah fondasi akademiknya yang kokoh. Disertasi doktoral Dr. Bahana Wiradanti menjadi pilar metodologis yang memperdalam diagnosis struktural pelabuhan Indonesia—dari masalah ketimpangan konektivitas, fragmentasi tata kelola, hingga fenomena peripherality yang selama ini menahan daya saing pelabuhan di wilayah timur. Melalui analisis network modelling, governance mapping, dan spatial connectivity assessment, buku ini memaparkan akar masalah dengan presisi ilmiah, lalu menyusun langkah transformasi yang operasional, realistis, dan terukur. Lebih jauh, buku ini menggambarkan transformasi pelabuhan Indonesia dalam dimensi yang luas: dekarbonisasi jangka panjang, modernisasi infrastruktur perairan dan dermaga, pembangunan terminal otomatis, penyediaan energi bersih, integrasi hinterland dengan koridor industri, hingga penyusunan sistem kolaborasi multipihak yang menghubungkan pemerintah, Pelindo, industri, investor, akademisi, dan masyarakat maritim. Digitalisasi diposisikan sebagai katalis perubahan yang mampu menurunkan
biaya logistik nasional, mempercepat arus barang, dan memperkuat ketahanan rantai pasok menghadapi disrupsi global. Setiap bab disusun untuk membantu pembaca memahami pelabuhan sebagai ekosistem strategis yang saling terkait, mulai dari kompetensi SDM, reputasi global, green financing, risiko operasional, hingga peta jalan Pelabuhan Indonesia 2045 yang menjadi penutup buku. Dengan bahasa yang jernih namun tetap analitis, buku ini memperlihatkan bagaimana Indonesia dapat bertransformasi menjadi pusat logistik maritim dunia—dengan pelabuhan yang hijau, cerdas, resilien, terhubung, dan berdampak luas pada kesejahteraan masyarakat.
Port of the Future Indonesia bukan hanya buku referensi, tetapi deklarasi optimisme: bahwa pelabuhan Indonesia mampu menjadi lokomotif kemajuan bangsa, penggerak industrialisasi, penyeimbang pembangunan antarpulau, serta simbol kedaulatan maritim Indonesia di abad ke-21

Spesifikasi Buku

ISBN : 

Kode Buku :

Tahun Terbit  : 2025

Jumlah Halaman : 414

Imprint : Press Lemhannas

Kategori : Ekonomi pertahanan 

Dimensi buku : 15,5 cm x 23 cm

Berat : – 

Penerbit : Lemhannas press

Penulis : 
Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H.
Dr. Dadang Solihin, S.E., M.A.

Narasumber :
I r. Montty Girianna, M.Sc., MCP., Ph.D.