Kedaulatan Teknologi dalam rangka Ketahanan Nasional Indonesia
Sinopsis Buku
Sinopsis Buku :
Kedaulatan Teknologi dalam rangka Ketahanan Nasional Indonesia
Ketika data menjadi sumber daya baru, algoritma membentuk perilaku sosial, dan kecerdasan buatan menentukan arah ekonomi serta pertahanan, kedaulatan tidak lagi cukup dimaknai sebagai penguasaan wilayah. Ia bergeser ke ranah yang lebih dalam:
penguasaan teknologi. Buku Kedaulatan Teknologi dalam rangka Ketahanan Nasional Indonesia menegaskan bahwa masa depan
bangsa ditentukan oleh kemampuan mengendalikan teknologi strategis—bukan sekadar menggunakannya. Tanpa kedaulatan
teknologi, kemandirian ekonomi rapuh, keamanan nasional rentan, dan ruang kebijakan negara menyempit oleh ketergantungan
eksternal.
Disusun dengan perspektif geopolitik dan kerangka Ketahanan Nasional, buku ini menghadirkan pembacaan komprehensif
tentang teknologi sebagai arena kontestasi kekuasaan global. Rivalitas negara besar, kontrol rantai pasok, dominasi platform
digital, hingga politik data dianalisis sebagai faktor yang langsung memengaruhi posisi tawar Indonesia dalam sistem
internasional. Teknologi dipahami bukan sebagai sektor teknis, tetapi sebagai fondasi ideologi, ekonomi, politik, sosial budaya,
pertahanan, dan keamanan. Di titik inilah kedaulatan teknologi menjadi syarat utama bagi bangsa yang ingin berdiri setara dan
bermartabat.
Buku ini menelusuri secara sistematis pilar-pilar kedaulatan teknologi: kedaulatan data dan keamanan informasi, kemandirian
industri strategis, pembangunan talenta unggul, kepemimpinan teknologi yang visioner, hingga reformasi regulasi dan
kelembagaan yang adaptif. Penguasaan teknologi energi, pangan, kesehatan, pertahanan, dan ekonomi digital diposisikan sebagai
pengungkit nilai tambah nasional dan benteng menghadapi ancaman nonmiliter seperti serangan siber, disinformasi, dan
ketergantungan sistemik. Dengan pendekatan ini, teknologi menjadi instrumen pembebasan—alat untuk menciptakan
kesejahteraan, memperkuat persatuan, dan menjaga martabat bangsa.
Lebih dari sekadar analisis konseptual, buku ini menawarkan arah kebijakan yang operasional dan berjangka panjang. Sinergi
negara–industri–akademisi, diplomasi teknologi, penguatan ekosistem riset dan inovasi, serta pembangunan budaya inovasi
berbasis nilai Pancasila dirumuskan sebagai strategi menuju Indonesia Emas 2045. Pembelajaran global dari berbagai negara
memperkaya perspektif, sekaligus menegaskan bahwa kedaulatan teknologi hanya dapat dicapai melalui kepemimpinan yang
berani, konsisten, dan berpihak pada kepentingan nasional.
Ditulis oleh para pemikir strategis dengan latar belakang kebijakan dan ketahanan nasional, buku ini adalah panggilan
kebangsaan bagi para pengambil keputusan, akademisi, praktisi, dan generasi muda. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk
melihat teknologi sebagai jalan peradaban—bukan sekadar alat modernisasi.
Pada akhirnya, buku ini menegaskan satu pesan kuat: kedaulatan teknologi adalah kedaulatan masa depan. Ketika Indonesia
mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, menjaga data dan sistemnya sendiri, serta membangun industri berbasis
inovasi, maka ketahanan nasional tidak lagi bersifat defensif, melainkan menjadi kekuatan transformasional. Dari sanalah
Indonesia melangkah sebagai bangsa yang mandiri, berdaulat, dan berdaya saing di tengah perubahan dunia.
Spesifikasi Buku
ISBN : –
Kode Buku : –
Tahun Terbit : Maret, 2026
Jumlah Halaman : –
Imprint : Press Lemhannas
Kategori : Teknologi Pertahanan Nasional
Sub Kategori : –
Dimensi buku : –
Berat : –
Penulis :
Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M. Si.
Dr. Dadang Solihin, S.E, M.A
Ferry Preska Wathan, Ph.D.
Editor
Penerbit: Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia
