ASN Tangguh untuk Indonesia Emas 2045: Penguatan Fungsi ASN sebagai Perekat dan Pemersatu

Sinopsis Buku

Sinopsis Buku : 

ASN Tangguh untuk Indonesia Emas 2045: Penguatan Fungsi ASN sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa

Menjelang satu abad kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045, bangsa ini dihadapkan pada tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding masa-masa sebelumnya: disrupsi teknologi, polarisasi sosial, kompetisi geopolitik, krisis kepercayaan publik, serta tekanan ideologis global. Di tengah pusaran perubahan itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak lagi cukup diposisikan sebagai mesin administrasi pemerintahan. ASN dituntut tampil sebagai perekat dan pemersatu bangsa, penjaga nilai Pancasila, sekaligus pilar utama ketahanan nasional. Buku ASN Tangguh untuk Indonesia Emas 2045 hadir sebagai tawaran gagasan strategis untuk menjawab tantangan besar tersebut. Buku ini memandang ASN bukan sekadar pelaksana kebijakan publik, melainkan simpul moral dan institusional yang menghubungkan negara dengan rakyat. Melalui pendekatan konseptual yang kuat dan analisis empiris yang mendalam, pembaca diajak memahami bagaimana fungsi
ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, serta perekat bangsa saling terhubung secara utuh dalam kerangka ketahanan nasional. Penguatan ASN tidak ditempatkan sebagai isu teknokratis semata, tetapi sebagai agenda ideologis dan strategis bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan bertumpu pada kerangka Astagatra (Trigatra dan Pancagatra), teori birokrasi Weberian, prinsip good governance, serta nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Nusantara, buku ini membangun fondasi akademik yang kokoh mengenai peran ASN dalam menjaga keseimbangan antara ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan. Rujukan global seperti laporan Bank Dunia, OECD, UNDP, dan World Economic Forum dipadukan dengan realitas birokrasi Indonesia secara kritis, menjadikan analisis di dalamnya relevan baik secara nasional maupun internasional. Buku ini juga menyajikan potret faktual ASN Indonesia hari ini—mulai dari distribusi, profil generasi ASN, kompetensi, integritas, hingga tantangan serius seperti politisasi birokrasi, pelanggaran netralitas, korupsi, intoleransi, lemahnya meritokrasi, disparitas kesejahteraan, hingga masih terbatasnya pelayanan publik yang inklusif. Semua persoalan tersebut tidak dibahas secara normatif belaka, tetapi diurai melalui data nasional, kajian kebijakan, serta keterkaitannya langsung dengan legitimasi negara dan kepercayaan publik. Lebih jauh, buku ini menempatkan ASN sebagai aktor kunci dalam menjaga kohesi sosial di tengah kemajemukan Indonesia. ASN diposisikan sebagai agen moderasi, penjaga toleransi, dan teladan etika publik di tengah dinamika politik dan penetrasi ideologi transnasional. Dalam konteks dunia digital yang sarat disinformasi dan radikalisme daring, ASN dituntut tidak hanya tangguh secara teknis, tetapi juga tangguh secara ideologis dan moral. Tidak berhenti pada diagnosis masalah, buku ini menghadirkan strategi penguatan ASN yang sistematis dan aplikatif. Mulai dari pengarusutamaan nilai Pancasila, internalisasi core values BerAKHLAK, penguatan sistem merit, penegakan disiplin, digitalisasi manajemen ASN, kepemimpinan transformasional, hingga penguatan kolaborasi ASN dengan masyarakat sipil dan sektor swasta. Seluruh strategi itu dirangkai dalam roadmap ASN global-minded menuju Indonesia Emas 2045—sebuah peta jalan besar bagi birokrasi masa depan. Pada akhirnya, ASN Tangguh untuk Indonesia Emas 2045 menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya dibangun dengan senjata dan kekuatan militer, tetapi juga dengan integritas aparatur, kualitas pelayanan publik, serta ketangguhan moral birokrasi. ASN yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berjiwa Pancasila adalah fondasi dari negara yang kuat dan bangsa yang bersatu. Buku ini menjadi bacaan penting bagi aparatur sipil negara, pemimpin birokrasi, akademisi, mahasiswa administrasi publik, perumus kebijakan, serta siapa pun yang peduli pada masa depan Indonesia sebagai bangsa besar. Inilah sebuah refleksi strategis sekaligus manifesto kebangsaan bagi birokrasi Indonesia dalam mengawal perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 yang berdaulat, maju, adil, dan makmur.

Spesifikasi Buku

ISBN :

Kode Buku :

Tahun Terbit  : 2025

Jumlah Halaman : 235 Halaman

Imprint : Press Lemhannas

Kategori : Administrasi publik, kebijakan publik, ketahanan nasional, birokrasi dan ASN

Sub Kategori : –

Dimensi buku : 15,5 x 23 cm

Berat : – 

Penulis : 

Abdul Hakim, S.Sos., M.Si
Dr. Dadang Solihin, S.E., M.A.

Editor :
Galura Wirayudanto, S.H., LL.M., CHRP, CRMO
rief Rachmat Fauzi, S.I.P., M.Sc., M.Tr.A.P.

Penerbit: Lemhannas Press